: This film exists in its own continuity with its sequel, Halloween II (2009) .
: Played by Daeg Faerch , showing his transition from a troubled 10-year-old to a killer.
Berbeda dengan versi aslinya, Rob Zombie memberikan porsi besar pada masa kecil Michael Myers (Daeg Faerch). Michael tumbuh di lingkungan keluarga yang berantakan dan mulai menunjukkan gejala psikopat sejak usia 10 tahun. Puncaknya, pada malam Halloween, ia membunuh ayah tirinya, kakak perempuannya Judith, dan pacar kakaknya.
Michael muda (diperankan dengan apik oleh Daeg Faerch) tumbuh di lingkungan keluarga yang sangat disfungsional dan penuh kekerasan. Ia mulai menunjukkan tanda-tanda psikopat dengan menyiksa hewan dan memakai topeng untuk menyembunyikan identitasnya.
Tekanan emosional ini memicu gangguan jiwa berat pada diri Michael, yang awalnya ditunjukkan dengan perilaku menyiksa hewan. Puncaknya terjadi pada malam Halloween, di mana Michael yang baru berusia 10 tahun melakukan aksi pembunuhan massal yang sadis terhadap ayah tiri, kakak perempuan, dan pacar kakaknya. Ia kemudian ditangkap dan dikirim ke institusi mental Smith's Grove Sanitarium di bawah pengawasan psikolog anak, Dr. Samuel Loomis (Malcolm McDowell).
Bagi pencinta horor, sosok Michael Myers adalah ikon slasher yang tak pernah lekang oleh waktu. Pada tahun 2007, sutradara eksentrik mengambil risiko besar dengan meremake film Halloween (1978) karya John Carpenter. Hasilnya? Sebuah pendekatan yang jauh lebih brutal, mentah, dan berfokus pada psikologi sang pembunuh.
Kata kunci seperti "nonton film halloween 2007 new" menunjukkan bahwa pencinta sinema horor masih terus berburu film ini, baik mereka yang merupakan penggemar lama waralaba Halloween maupun generasi baru yang penasaran dengan sentuhan slasher klasik abad ke-21.